Rabu, 16 Juli 2008

Akuntabilitas Publik dalam dunia pendidikan

Sekolah adalah institusi publik, sehingga selalu menjadi perhatian publik. Setiap kegiatan dan kebijakan yang diterapkan sekolah selalu menjadi perhatian publik atau masyarakat. Apalagi jika berkaitan dengan dana.

Selama ini, institusi sekolah dianggap sebagai institusi yang masih erat memegang idealisme sehingga penyimpangan-penyimpangan dianggap tidak akan terjadi. Sekolah adalah institusi yang masih memegang nilai-nilai positif.

Dan, untukagar asumsi tersebut benar-benar dapat diwujudkan, maka si salam system pengelolaan dana perlu diterapkan system manajemen yang benar-benar sesuai dengan kebutuhannya.

Hal ini tidak lain untuk mewujudkan tekad meningkatkan kualitas pendidikan secara umum. Dengan system pengelolaan dana yang baik, maka sekolah sudah menerapkan nilai-nilai positif.

Jika ternyata masih terdapat penyimpangan dalam penggunaan dana yang ada, baik dari masyarakat maupun dari pemerintah, maka secara langsung mendapatkan respon dari masyarakat. Oleh kondisi inilah, maka sekolah harus benar-benar terbuka dan menerapkan kejuruan sebagai landasan langkahnya.

Untuk dapat menerapkan konsep-konsep tersebut, maka perlu adanya kerjasama dari sekolah dengan masyarakat. Kerja sama ini sangat penting sebab sebagai pelaksana kegiatan, sekolah membutuhkan kontroling dari luar agar dapat mengatur kegiatan secara baik.

Pihak sekolah, dalam hal ini kepala sekolah sebagai manager harus mampu menciptakan sebuah network dengan masyarakat dan kondisi yang kondusif. Oleh karena itulah, maka kepala sekolah harus menerapkan transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaan dana. Pada sisi inilah kita dapat mengetahui tingkat kejujuran dan profesionalitas seorang kepala sekolah dalam mengelola sekolah yang dipimpinnya.

Pendidikan Berbasis Masyarakat

Pendidikan berbasis mamsyarakat yang dimaksudkan dalam hal ini adalah memberdayakan kemampuan yang ada di masyarakat secara maksimal untuk mewujudkan pendidikan nasional

Peran masyarakat di dalam pendidikan adalah kontrol kegiatan sekolah, khususnya berkaitan dengan penggunan dana dan kegiatan sekolah lainnya. Hal ini terkait pada konsep dasar bahwa pendidikan itu sebenarnya dari dan untuk kemajuan masyarakat. Oleh karena itulah, maka peran masyarakat sangat diharapkan berupa kontribusi pemikiran, dukungan moral, dana dan kepeduli-annya terhadap proses pendidikan.

Bentuk bantuan yang diberikan oleh masyarakat ini sangat penting untuk pengembangan dan peningkatan kualitas pendidikan. Salah satu aspek yang perlu adalah bantuan kontroling masyarakat terhadap penggunaan dana oleh sekolah.

Dengan berbasis masyarakat, maka secara langsung sekolah ber-tanggungjawab terhadap masyarakat sehingga dapat mencegah penyimpangan di dalam penerapanan anggaran sekolah. Peran serta masyarakat di dalam hal ini adalah dalam pengelolaan sekolah.

Masyarakat secara aktif diikutsertakan dalam upaya pengembangan dan perkembangan sekolah, dunia pendidikan umumnya agar timbul kesadarad masyarakat terhadap iklim pendidikan yang menjunjung tinggi nilai-nilai positif.

Di dalam konsep pendidikan berbasis masyarakat ini dibutuhkan upaya atau strategi agar tumbuh kesadaran pada seluruh elemen masyarakat terhadap kondisi sekolah atau dunia pendidikan pada umumnya.

Untuk hal tersebut, penyadaran dilakukan dengan memberikan penyadaran kepada masyarakat bahwa keberhasilan pendidikan merupakan tanggungjawab bersama. Dalam hal ini masyarakat harus berpartisipasi, sekolah harus mengkomunikasikan program, menyesuaikan program dengan kebutuhan masyarakat, mempubikasikan program kepada masyarakat dan transparansi dalam segala hal.

Akuntabilitas publik

Akuntabilitas publik memang merupakan sebuah keharusan jika kita menerap-kan pendidikan berbasis masyarakat. Publik yang kita maksudkan dalam hal ini tidak lain adalah masyarakat.

Oleh karena itulah, maka sekolah haruslah mempertanggungjawabkan semua kegiatannya, terutama berkaitan dengan penggunaan dana sehingga transparansi bagi masyarakat. Hal ini merupakan hak masyarakat sebab berkaitan dengan peningkatan kepercayaan dan kepuasan masyarakat terhadap pelayanan publik yangdiberikan oleh sekolah.

Untuk mewujudkan akuntabilitas publik ini adalah dengan melakukan suatu bentuk transparansi yang dapat diartikan sebagai suatu tindakan jujur, tidak bohong, polos, tidak curang, apa adanya, dan terbuka terhadap masyarakat. Hal ini dilakukan dengan mendayagunakan jalur komunikasi yang baik, baik informasi atau pengaduan yang disampaikan masyarakat kepada sekolah.

Hal ini untu mengurangi terjadinya penyimpangan dan pelanggaran hukum oleh sekolah. Misalnya penggunaan dana tidak seusai dengan alokasi-nya, apalagi sama sekali tidak dialokasikan, alokasi fiktif. Apalagi penggunaan dana untuk keperluan pribadi kepala sekolah atau pengelola sekolah.

Dengan uraian tersebut, maka setidaknya tugas kepala sekolah atau pengelola dana kegiatan sekolah lebih ringan, mudah dan kecil resiko sebab didukung oleh seluruh elemen masyarakt serta menjadi tanggungjawab bersama.

Disinilah pentingnya akuntabilitas dan transparasi pengelolaan dana pendidikan untuk peningkatan kualitas pelayanan dan pendidikan pada umumnya. Agar konsep pendidikan tetap pada nilai-nilai positif.

Tidak ada komentar: